Total Tayangan Halaman

Senin, 24 Oktober 2016

ADA KAMPUNG MUSIKANAN, TAPI "NGGA" ADA KAMPUNG MUSIKIRI !

Menurut sejarahnya, nama Yogyakarta yang kalian kenal sekarang ini merupakan pemberian dari Pakubuwono II, raja Mataram, yang juga kakak dari Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I).
Lewat perjanjian Gianti pada tanggal 15 Februari 1755, kerajaan Mataram dibagi dua, dan salah satunya menjadi milik Sultan HB I.
Setelah diangkat menjadi raja, Hamengku Buwono I mencari lokasi untuk didirikan istana. Pilihan jatuh di Garjitawati, kawasan hutan atau alas Beringan (kini Beringharjo), sehingga istananya disebut Pasanggrahan Garjitawati. Seiring waktu, nama istana tersebut diganti Ayogya atau Ngayogya oleh Pakubuwono II. Nama tersebut disinyalir terinspirasi dari kisah Ramayana. Perlu kalian ketahui bahwasannya dalam epos Ramayana, Ayodhya adalah kerajaan dari Sri Rama atau Dewa Wisnu. Secara umum, Ngayogya bermakna kota yang makmur.
Tidak hanya nama Yogyakarta saja yang sarat dengan sejarahnya, tetapi penamaan kampung di sekitar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat juga sarat akan sejarahnya . Salah satunya saya tertarik foto di bawah plang Kampung Musikanan, awalnya saya berfikir dinamakan kampung Musikanan karena kampung ini berada di sebelah kanan atau sebelah timur pagelaran Keraton Yogyakarta, dan saya berkesimpulan  berarti ada Kampung Musikiri, dan ternyata saya salah besar!
Ternyata oh ternyata, penamaan kampung di sekitar Keraton disesuaikan  berdasarkan profesi yang banyak ditekuni warganya, jabatan atau posisi di Keraton, keahlian sebagai abdi dalem, atau nama kesatuan prajurit Keraton. Misalnya  kampung Prawirotaman, dihuni oleh prajurit-prajurit kesatuan Prawirotomo, kampung Wirobrajan, ditinggali para prajurit dari kesatuan Wirobrojo, kampung Patangpuluhan, tempat tinggalnya para prajurit kesatuan Patangpuluh,  Jogokaryan, tempat kediaman prajurit pasukan Jogokaryo dan masih banyak lagi.
Nah kalau Kampung Musikanan? Menurut sejarah, Kampung Musikanan merupakan tempat tinggal para abdi dalem musikan keraton. Kesimpulannya akhiran -an dari nama-nama kampung di sekitar Kraton Yogyakarta adalah sebagai penunjuk tempat. Jadi ada Kampung Musikanan (bukan Musik kanan) dan ngga bakalan ada kampung Musikiri di sekitar Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat!


Senin, 17 Oktober 2016

KALIAN MAU MERENUNG? JANGAN DI WC AJA!, SESEKALI KESINI DI WARUNG DAWEUNG "BUKIT MOKO"

Kedua kalinya saya kesini..ke bukit Moko, bukit dengan ketinggian 1500 mdpl. Jalan menuju ke bukit Moko relatif mudah bisa menggunakan motor ataupun mobil, tinggal lurus mengikuti Jalan Padasuka menuju Desa Cimenyan. Diatas bukit, paling atas ada sebuah warung, Warung Daweung namanya, diambil dari bahasa Sunda, arti dalam bahasa Indonesianya Warung Merenung. Tepat! karena dari Warung Daweung kita dipaksa untuk merenung menikmati keindahan Kota Bandung dari atas bukit. Wisata murah meriah, parkir 5000 rupiah  sudah termasuk tiket masuk, dan 25.000 rupiah saat masuk ke Warung Daweung dapat voucher yang bisa ditukar dengan paket menu yang tersedia. Sayang ketika kedua kalinya saya kesini bukit Moko diselimuti kabut tebal, sehingga keindahan kota bandung tidak terlihat, harus menunggu sampai pagi.



Foto di bawah diambil waktu  pertama kali saya  ke Bukit Moko, beberapa tahun yang lalu, tepatnya saya lupa.


Sabtu, 15 Oktober 2016

MENANGKAP MATAHARI DI GUNUNG PANGONAN DIENG

Dieng yang berasal dari kata Di Hyang atau tempat tertinggi, diambil dari bahasa sansekerta yang dapat diartikan sebagai tempat yang tinggi, tempat bersemayam para dewa. Berdasarkan catatan sejarah, tempat ini diyakini sebagai awal peradaban Hindu di Pulau Jawa yang berkembang pada masa kejayaan Dinasti Sanjaya pada abad ke-8, lebih tua dari zaman Majapahit di Jawa Timur, dan ini ditandai dengan berdirinya candi-candi di Dieng. Dataran tinggi Dieng terbentuk dari ambruknya sebagian dari gunung api tua, yaitu Gunung Prahu. Pada bagian yang ambruk itu muncul gunung-gunung kecil yang tersebar seperti Gunung Alang, Gunung Nagasari, Gunung Palindungan, Gunung Pangonan, Gunung Gajahmungkur, Gunung Sikunir, dan Gunung Pakuwaja. Salah satu pendakian yang baru di buka adalah Gunung Pangonan.  Jika anda merupakan seorang traveler yang sedang mencari destinasi wisata baru mungkin tidak ada salahnya jika anda mencoba mendaki puncak gunung pangonan ini, salah satu gunung yang terletak di desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah tak kalah menarik dari Gunung Sikunir, disinipun kita bisa melihat sunrise bahkan sunset, dari puncaknya kita bisa melihat Telaga Merdada, disisi lain kita bisa melihat lembah yang hanya ditumbuhi rumput, Padang Savana, Gunung Pangonan masih banyak menyimpan misteri dan peninggalan sejarah yang belum ter eksplor, salah satunya ditemukan candi yang masih terpendam di dalam bukit.
Jika ditinjau secara geografis Gunung Pangonan Dieng ini memiliki ketinggian sekitar 2100 meter diatas permukaan laut, sedangkan secara topografi alamnya gunung ini dikelilingi oleh wilayah perbukitan dan juga lembah-lembah yang hijau. Rute pendakian menuju puncak Gunung Pangonan Dieng ada banyak sekali, namun diantara banyak rute menuju puncak Gunung Pangonan Dieng, salah satu rute yang sangat difavoritkan oleh pendaki ialah dengan melalui jalur Musium Kaliasa Dieng, sebab selain lebih dekat juga jalur pendakian menuju puncak lewat Musium Kaliasa Dieng ini sangatlah mudah dilalui dan tidaklah terlalu terjal.







Jumat, 14 Oktober 2016

HAI..KALIAN YANG SUKA SELFIE, HARUS DATANG KE CURUG GOMBLANG !

Curug Gomblang (Air Terjun Gomblang) terletak  di lereng selatan Gunung Slamet  tepatnya di Desa Kalisalak, Kecamatan Kedung Banteng, Purwokerto-Banyumas. Curug Gomblang, salah satu dari sekian banyak air terjun di wilayah Banyumas, dengan ketinggian -/+50 meter, lama perjalanan dari Purwokerto dengan mengendarai sepeda motor hanya 45 menit. Curug Gomblang  dikelola  Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Kalisalak. Tiket masuk hanya 5 ribu rupiah, dari pintu  masuk kalian akan melewati jalan terjal bebatuan menembus sejuknya hutan damar yang lebat. Bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun  roda 4. Sampai di tempat parkir suara gemuruh air terjun langsung terdengar, tidak jauh,  kalian harus berjalan menuruni puluhan anak tangga tanah dan bebatuan. Sebelum sampai ke air terjun, di sebelah kiri jalan anak tangga sudah disediakan "Selfie Deck". Anda bisa ber selfie ria dari atas dengan background air terjun di bawahnya. Saat pertama saya kesini belum bayar, kedua kalinya sudah dikenakan tiket per orang 5 ribu rupiah. Dan ternyata disini masih ada curug yang tersembunyi, yaitu Curug Lima. Sesuai dengan namanya, ada lima curug tapi konon tidak setinggi Curug Gomblang. Saya belum sempat mengunjungi, karena sudah terlalu sore, lebih jauh  dan harus menyebrang sungai kecil. Oh iya ...jangan buang sampah sembarangan , karena sudah banyak tempat sampah yang di sediakan, di sepanjang pinggir jalan.
 






Kamis, 13 Oktober 2016

CURUG NANGGA, CURUG YANG WAJIB DIKUNJUNGI FOTOGRAFER!

Curug Nangga, letaknya di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen.  Curug ini sangat mudah di cari, dari Ajibarang menuju arah Jakarta, setelah menemukan Rumah Makan Sumber Alam Pekuncen, 15 meter di depan ada petunjuk arah ke Curug Nangga, tinggal mengikuti petunjuk selanjutnya kalian akan sampai. Jalan menuju Curug Nangga, akan melewati tanjakan yang lumayan ektrim. Saat saya kesini sedang ada perbaikan jalan, disarankan menggunakan kendaraan roda 2, bukan hanya jalannya yang sedang dalam perbaikan, tetapi akan kesulitan mencari tempat parkir untuk kendaraan roda 4. Dari tempat parkir diteruskan dengan berjalan kaki kurang lebih 15 menit, menuruni jalan batu berundak-undak  yang tersusun rapi . Tiket masuk 10 ribu rupiah, anak-anak 5 ribu rupiah, dan tiket parkir 3 ribu rupiah saja. Curug Nangga  mempunyai total ketinggian sekitar 200 meter. Dengan setiap undak-undakan air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar 20 hingga 30 meter lebih. Ketujuh air terjun itupun mempunyai nama sendiri-sendiri.
Yang paling atas  namanya Curug Nangga lalu yang kedua Curug Cikidang, Curug Gomblang, Curug Pewinian, Curug Bantar Pewinian, Curug Lunjar, dan yang terakhir ini curug Benda. Dan ternyata bukan hanya Curug Nangga yang ada disini, tetapi kalian juga akan menemukan Curug Pengantin, akan terlihat kalo kalian menyusuri pematang sawah sebelah kiri jalan. Buat kalian yang hobby fotografi jangan lupa bawa filter ND. Curug Nangga, air terjun 7 tingkat, sangat bagus buat belajar foto slow speed. Pemandangan sekitar sangat indah, penduduknya yang umumnya petani sangat ramah. Disarankan kesini  saat musim kemarau, karena airnya kurang jernih saat musim hujan.
 





 Dari kejahuan, sebelah kiri Curug Pengantin dan yang sebelah kanan Curug Nangga

Foto bareng Mba penjual tiket masuk Curug Nangga

Sabtu, 08 Oktober 2016

KONSER PANAS SHEILA ON7 DI "JAHE" DAN 7 FAKTANYA



Siapa yang tak kenal Sheila On 7 salah satu band papan atas di Indonesia, kemarin Jum'at,   6 Oktober 2016, mereka tampil di Hastina Convention Center, Hotel Java Heritage (Ja-He) Purwokerto. Terobati sudah kerinduan saya dan mengingatkan akan kenangan lagu Sheila On7 . Dimulai jam 9 malam, Sheila On7 membuka konser mereka  dengan lagu Pejantan Tangguh dilanjutkan lagu-lagu hits lainnya Seberapa Pantas, Radio, Betapa, JAP, Dan, Yang Terlewatkan, Itu Aku, Sekali Lagi, Sephia, Bertahan di Sana, Hari Bersamanya dan masih banyak lagi lagu yang di bawakan mereka malam itu. Konser  selesai jam 11 malam, dan di tutup dengan lagu Kisah Klasik Untuk Masa Depan. Sheila Gank sebutan untuk fans Sheila On 7, terpanaskan, terhanyut dan ikut mendendangkan lagu-lagu yang di bawakan  Sheila On7 yang beraliran Pop Rock Alternatif, yang memang lagu-lagunya "Easy Listning", mudah dihapal dan gampang dinyanyikan.

Berikut 7 fakta Sheila On7

1. Group Band Sheila on 7 berdiri sejak 6 Mei 1996 yang pada waktu itu beranggotakan  Duta  (Vocal), Adam (Bass), Erros (Gitar), Sakti (Gitar) dan Anton (Drum).

2. Pada awalnya Group Band ini bernama “W.H.Y Gank” dan kemudian berubah menjadi “Sheilagank” hingga pada saat kontrak dengan label rekaman ternama Sony Music Entertainment mengganti namanya menjadi “Sheila on 7”.

3. Kata “Sheila” dalam nama band “Sheila on 7” sebenarnya berasal dari nama teman SMA Erros yang juga adalah teman SD Duta dan Adam.

4. Kata “on 7” dalam nama band “Sheila on 7” berarti pada 7 nada yaitu do-re-mi-fa-so-la-si yang berarti “teman-temannya Sheila yang memainkan 7 nada/ memainkan musik “.

5. Anton, drummer Sheila on 7 dikeluarkan pada tahun 2004 karena dianggap tidak disiplin (menurut sang Manager) dan digantikan oleh additional player drummnya yang bernama Brian. Kemudian Sakti, gitaris Sheila on 7 mengundurkan diri di tengah-tengah proses rekaman album “507” karena keinginannya untuk melanjutkan pendidikannya ke Pakistan pada tahun 2006.

6. Hingga saat ini Sheila on 7 telah merilis 8 buah album dan 88 lagu, Album “Musim yang Baik” adalah album musik terakhirnya yang juga mengakhiri kontraknya bersama perusahaan rekaman Sony Music Entertainment. Ada 8 nama wanita dalam lagu Sheila on 7 yaitu Rani, Dinda, Niah, Khaylila, Disya, Lia, Linda dan Sephia.

7. Sheila on 7 berhasil menjadi satu-satunya group band asal Indonesia yang menjual album fisiknya lebih dari satu juta copy dalam tiga album berturut-turut, merupakan prestasi yang sangat membanggakan.

   

"Overall" konser mereka sukses dan berhasil memuaskan saya, sayang lightingnya kurang terang, betapa susahnya motret dengan kamera dan lensa apa adanya, di tempat minim cahaya dan Duta ngga bisa diem :P  



Foto iseng-iseng sebelum Sheila On7 tampil, gatel pengin motret liat "sesuatu" yang menarik mata ..ini juga yang bikin tambah panas malam itu...hehehehe


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rabu, 05 Oktober 2016

MEMETIK HIKMAH DARI "FOLLOW DAN FOLLBACK"

Dari sekian banyak Instagramnya artis @anggun_cipta @tamarableszynskiofficial @cindyfatikasari18 @cindyclaudia504 @laudyacynthiabella @inekekoes @maiaestiantyreal @marissahaque @ddewiyull yang saya follow dan meminta mereka follback dengan kata 'please' hanya mba @ddewiyull yang sudi follback saya :D , (terimakasih mba @ddewiyull)😘. Wajar sebagian banyak dari mereka tidak follback saya, sebab mereka tidak mengenal saya, tidak dekat dengan saya. Ambil hikmahnya, maka jangan berharap banyak kepada Sang Maha Raja untuk memperhatikan kita, setidaknya memandang kita kalo kita tidak mengenalkan diri dan mendekatkan diri padaNya. Terimakasih para artis dari kalian saya mengambil pelajaran.... 😉

 

JANGAN PERCAYA FOTO DI MEDSOS



Buat kalian wahai para Jones, yang lagi nyari jodoh, mau ngasih saran aja jangan nyari jodoh di medsos . Kalau kalian ngga ingin kecewa setelah kopdar (kopi darat) wujud aslinya ngga seindah di fotonya. Kenyataannya setiap foto yang di upload di medsos hampir dipastikan sudah diedit, walaupun cuman sekedar ngilangin jerawat :P. Sekarang banyak aplikasi di smart phone buat ngedit foto biar lebih cantik. Kecuali kalian sudah siap dan ikhlas terima apa adanya , seperti temen FB saya ada yang berjodoh via medsos Facebook, semoga langgeng ya bro.
Kalian yang ngga mau seperti "membeli kucing dalam karung" mending, lurusin niat, memperbaiki diri, perbanyak ibadah sunah, berdoa jangan putus asa, memperluas pergaulan, nah yang ini mending memperluas pergaulan di dunia yang nyata, datangi pengajian dan datengin kajian-kajian ilmu bermanfaat, setelahnya tawakal aja..sabar. Insyaalloh pria baik akan berjodoh dengan wanita baik juga.

Ini saya buktikan, saya ambil foto dari google lalu saya edit menggunakan aplikasi "Beauty Plus" jauh beda kan dari aslinya?



 

Selasa, 04 Oktober 2016

DENGAN HARGA 1.5 JT-AN, XIAOMI REDmi 3s INI SADIS!

Awalnya saya cari hape murah yang handal untuk motret buat nge Blog, kan ga mungkin tiap hari nenteng kamera DSLR. Merk dengan image murah pasti langsung terfikir merk China. Berhubung belum pernah make, tanya sana-sini akhirnya mengarah ke merk Xiaomi. Xiaomi Redmi 3S warna Gold menjadi pilihan terakhir saya, dengan body berbahan metal yang menjadikanya salah satu smartphone dengan tampilan terbaik untuk harga 1.5 Jutaan.


Dengan Layar IPS LCD 5.0 inchi , smart phone ini masih enak untuk di genggam, resolusi  Full HD 1080 x 1920 piksel. OS Android v 5.1 Lollipop, CPU Snapdragon 616 Octa Core, RAM berkapasitas 2GB dan baterai berkapasitas 4100 mAh lengkap dengan fitur fast charging dan sudah menggunakan fitur keamanan fingerprint sensor, yang di letakan di bagian belakang perangkat.
Untuk bagian kamera, Xiaomi siap memanjakan pengguna Redmi 3s dengan kamera belakang beresolusi 13 MP. Tidak hanya mengandalkan kamera beresolusi tinggi, untuk meningkatkan kehebatan kamera tersebut, Xiaomi juga membekalinya dengan fitur phase detection autufocos yang dipadukan LED Flash. Kemampuan kamera ponsel ini cukup menakjubkan, terutama saat kita pakai membidik objek jarak dekat, karena hasilnya akan terlihat lebih artistik, dan menghasilkan foto sangat tajam dengan pengolahan warna lebih detail. Kamera depan Xiaomi Redmi 3s mengandalkan kamera depan 5 MP yang dibarengi fitur beautify agar hasil foto selfie yang kita ambil terlihat lebih cantik. Kedua kamera Redmi 3 juga bisa kita pakai merekam video beresolusi Full HD 1080p dengan kecepatan 30 fps, namun hasilnya akan terlihat kurang sempurna saat merekam pada kondisi bergerak, karena harga Xiaomi Redmi 3s yang murah membuat ponsel ini belum dilengkapi teknologi OIS (Optical Image Stabization). Dibawah hasil foto menggunakan kamera belakang Xiaomi Redmi 3s











Senin, 03 Oktober 2016

"UPNORMAL" WARUNG INDOMIE YANG "ABNORMAL"

"Pelopor Warung Indomie Kekinian" adalah tagline yang diusung Warunk UPNORMAL, terletak di Jalan HR. Bunyamin No. 677, tepat di depan kampus UNSOED pusat. Saya bilang abnormal karena warung Indomie ini, menyimpang dari hal sewajarnya warung Indomie biasanya . Warunk UPNORMAL menggunakan gedung lantai 2, free wifi,  dikemas layaknya cafe, jelas sangat  berbeda dengan warung indomie biasa, yang biasanya hanya kios kecil dengan bangku panjang dan meja berbentuk L yang menyatu dengan wadah air minum dan bubur kacang hijau. Menu utamanya jelas Indomie, tapi bedanya di Warunk UPNORMAL banyak kreasi yang ditawarkan, bahkan saking kreatif meng-kreasi menunya ada loh Indomie Jengkol Cakrawala, berani nyoba?. Menu minumannya juga lebih banyak pilihan, dan banyak banget menu tambahan lainnya. Harga 2x lipat harga warung indomie biasa, rata-rata belasan ribu rupiah satu mangkoknya. Buat kalian yang pengin nyobain, biar di bilang "kekinian  makan Indomienya" datang aja kesini, asiknya sih bareng sahabat. Yang datang kesini anak muda,  anak kuliahan dan abg gaul makanya ngga cocok ngajakin anak kecil. Oh iya enaknya naik motor daripada bawa mobil, tempat parkirnya sempit, lagi enak-enaknya makan ada panggilan suruh mundurin mobil sebab ada mobil pengunjung lain yang hendak keluar, kan jadi kaya lagi mau nembak cewe, terus ada yang gangguin :D











.